Cairan Apa Saja yang Bisa Disimpan di Tangki Penyimpanan

Cairan Apa Saja yang Bisa Disimpan di Tangki Penyimpanan

Portable storage tank adalah wadah berupa tangki penyimpanan berbahan logam yang digunakan oleh perusahaan bidang industri untuk penyimpanan serta pengangkutan cairan bahan baku maupun buangan. Tangki ini wajib dimiliki oleh manufaktur, terutama yang menggunakan atau menghasilkan barang berbahaya (dangerous goods). Pasalnya, cairan tersebut dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan pekerja juga lingkungan sekitar.

Meski demikian, tangki penampungan cairan ini tidak hanya dibuat khusus untuk menampung dangerous goods. Sebab, di pasaran terdapat jenis tangki khusus untuk cairan lain. Lalu, cairan seperti apa yang bisa disimpan di tangki penyimpanan? Melansir situs 360 Mobil Office, tangki penyimpanan ini dapat menampung cairan-cairan berupa:

  • Air

Air limbah, air tanah, air pengeboran, hingga air pembersihan lokasi industri merupakan contoh cairan yang dapat disimpan dalam storage tank. Tangki penampung cairan portabel, bahkan, dapat menampung air untuk kebutuhan khusus, seperti untuk membuat jalan. Macam air lain yang dapat disimpan dalam tangki penyimpanan meliputi:

    • Air hujan atau badai
    • Air lelehan salju
    • Air yang terkontaminasi (mulai dari gerinda beton sampai bekas arsenik)
    • Air sulingan
    • Air garam
  • Menampung Bahan kimia dalam tangki penyimpanan

Beberapa jenis bahan kimia dengan konsentrasi rendah adalah contoh cairan bahan kimia yang daapat disimpan dalam tangki penampungan cairan. Sebagai contoh, menyimpan pupuk dan pestisida, farmasi atau barang pencampuran kimia, serta asam berkonsentrasi rendah. Adapun bahan kimia yang paling sering disimpan dalam storage tank adalah:

    • Sodium hidroksida
    • Magnesium hidroksida
    • Aluminium klorida
    • Besi klorida
    • Ammonium nitrat
    • Asam borat; asam sitrat; asam lemak; asam hidroklorik; asam fosfat; serta asam sulfat (di bawah 65% konsentrasi)
  • Bahan bakar

Bahan bakar jet, solar, biodiesel, minyak mentah atau minyak bumi, gas, serta etanol adalah macam-macam bahan bakar yang dapat disimpan dalam storage tank.

  • Menampung Minyak dalam Tangki Penyimpanan

Minyak di sini merujuk pada cairan berlemak yang dihasilkan oleh tanaman, hewan, maupun sumber mineral yang digunakan untuk pelumas, penyekatan, juga pangan. Contoh minyak yang dapat disimpan dalam storage tank adalah minyak transformator, minyak pelumas, minyak olahan, minyak pendingin, minyak mineral, minyak biji kapas, serta minyak kedelai.

Itulah dia uraian tentang cairan-cairan yang dapat disimpan dalam tangki penyimpanan, khususnya untuk bidang industri. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *