Benarkah Nasi Membuat Gemuk?

Benarkah Nasi Membuat Gemuk?

Gemuk atau memiliki berat badan berlebih, hal yang ditakuti oleh banyak orang. Tidak hanya karena efek buruknya pada kesehatan yang membuat kamu harus menggunakan asuransi kesehatan keluarga murah milikmu untuk berobat saja, tetapi masalah berat badan ini bisa mengganggu penampilanmu juga. Itulah sebabnya, banyak orang yang rela melakukan apa saja untuk menghindari masalah ini, salah satunya yaitu mengubah menu makannya. Ya, jenis makanan yang dikonsumsi memang sangat memengaruhi berat badan seseorang. Salah satu menu yang banyak dihindari orang aadalah nasi, karena kandungan karbohidratnya dianggap berdampak buruk pada berat badan. Namun, benarkah demikian? Benarkah nasi membuat gemuk?

Dalam situs livestrong disebutkan bahwa pernah dilakukan penelitian mengenai hubungan antara mengonsumsi nasi dengan tingkat obesitas. Penelitian ini dilakukan oleh Doshisha Women’s College of Liberal Arts di Kyoto, Jepang, dan hasilnya kemudian dipresentasikan di European Congress on Obesity di Glasgow, Inggris.

Penelitian tersebut mengambil data dari 136 negara dan kemudian menganalisanya. Dari data tersebut didapatkan hasil bahwa negara yang mengonsumsi 150 gram nasi per harinya memiliki tingkat obesitas lebih rendah dibandingkan dengan negara yang masyarakatnya mengonsumsi nasi dengan jumlah lebih rendah dari rata-rata konsumsi secara global. Peneliti juga memerkirakan dengan meningkatkan konsumsi sebanyak 50 gram per hari per orang dapat menurunkan tingkat obesitas global sebesar 1%.

Wah, artinya mengonsumsi nasi aman dong untuk berat badan?

Ya, mengonsumsi nasi memang aman jika melihat hasil penelitian di atas. Namun yang perlu diketahui, peneliti juga menambahkan bahwa ada 2 hal penting yang harus diperhatikan untuk mencapai hasil tersebut, yaitu jenis nasi yang dikonsumsi dan bagaimana respon tubuh dalam mengolah karbohidrat pada nasi.

Situs healthline juga menjelaskan hal yang serupa. Saat ini ada sangat banyak sekali jenis nasi, dan setiap jenis memiliki kandungan kalori yang berbeda. Kandungan kalori inilah yang akan berperan besar dalam memengaruhi berat badan seseorang. Dalam situs healthline, disebutkan bahwa orang yang mengonsumsi beras merah pada umumnya menunjukkan pengaruh pada proses penurunan berat badannya. Hal ini diperkirakan karena kandungan serat dan berbagai nutrisi lain di dalamnya memberikan efek lebih mengenyangkan. Dengan begitu, porsi yang dikonsumsi juga akan lebih sedikit.

Penelitian mengenai hubungan nasi dengan berat badan hingga saat ini masih sering dilakukan karena terkadang masih menunjukkan hasil yang kurang konsisten. Apalagi dengan semakin banyaknya jenis nasi yang tersebar di berbagai negara.

Lalu, bagaimana cara aman mengonsumsi nasi?

Sudah jelas, konsumsi nasi secukupnya dan perhatikan batasan kalori yang boleh dikonsumsi setiap harinya sesuai usia. Jangan lupa juga untuk penuhi kebutuhan nutrissi lainnya dari lauk, sayur, dan buah. Akan lebih baik lagi jika Anda mengimbangi dengan olahraga secara rutin serta beberapa aktifitas pendukung usaha menurunkan berat badan, agar kalimat “nasi membuat gemuk” tidak terjadi pada Anda. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *